6 Rahasia Hidup Simple Dan Bahagia (Part 2)

Selamat datang kembali di adegan dua artikel ini. Jika Anda belum membaca adegan yang pertama, silakan cek di posting sebelumnya atau klik di sini. Pada artikel yang dulu, saya sudah berikan 3. Sekarang saya akan lanjutkan lagi.

#4. Hiduplah pada masa kini dan sekarang.

Tahukah Anda bahwa stres secara umum terjadi alasannya dua hal, yaitu menyesali masa lalu dan mencemaskan masa depan?

Masa lalu sudah berlalu tanpa mampu diubah kembali. Kata orang, sejarah tak mampu diubah lagi. Itu benar. Apa pun yang telah terjadi dalam hidup Anda akan menjadi sejarah abadi. Ingat itu baik-baik. Kenyataannya, banyak orang suka menghidupkan kembali masa lalunya dalam bentuk ratapan dan penyesalan. Mereka terus terpuruk dalam masa lalu tanpa memperhatikan apa yang sedang terjadi sekarang. Semua ini terjadi alasannya mereka merasa masa lalu seharusnya menyerupai ini atau itu, tapi nyatanya tidak. Pernahkah Anda terus terjebak dalam masa lalu dalam waktu lama? Apa yang terjadi? Pilu atau sakit? Bisakah Anda naik ke mesin waktu dan mengubah sejarah? Kalau tidak bisa, seharusnya Anda relakan dan hidup di masa kini.

Selain itu, Anda mungkin suka mencemaskan masa depan. mungkin Anda cemas bagaimana kalau Anda kehilangan pekerjaan, tidak mampu membayar kredit motor, kendaraan beroda empat atau rumah, tidak sanggup menghidupi keluarga atau segudang kecemasan lainnya. Saya mau tanya, apakah itu beralasan? Statistik memperlihatkan bahwa lebih dari 90% dari apa yang kita takuti dan cemaskan tak pernah terjadi. Semua itu yakni hasil dari halusinasi pikiran yang sedang sakit. Sebenarnya Anda sendirilah yang menakuti diri sendiri.

Perlu Anda ketahui juga bahwa ketika Anda hidup di masa kini, pikiran Anda ikut fokus ke masa kini dan tidak lagi ke masa lalu atau masa depan. Ini alasannya pikiran tidak mampu memikirkan dua hal yang sama dalam waktu yang sama sekaligus. Selain itu, perlu diingat bahwa ketika kita memikirkan masa lalu, kita memikirkannya sekarang. Dan ketika kita memikirkan masa depan, kita juga memikirkannya sekarang. Kaprikornus kalau Anda ingin hidup simpel dan bahagia, jalani hidup masa kini dan sekarang. Masa lalu tak mampu diubah lagi, dan masa depan mampu berubah kalau Anda melaksanakan sesuatu di masa kini. Setuju?

#5. Jangan membesar-besarkan hal yang bahwasanya sepele.

Seringkali kita tidak sadar menjadi orang sok sibuk yang suka memusingkan hal yang bahwasanya sepele. Masalah-masalah kecil bahwasanya tidak berarti apa-apa, seharusnya mampu Anda abaikan ketika itu juga dan habis perkara. Tapi kadang kita tidak tahan. Akibatnya kita terus mengungkit-ungkit, lama-lama jadi dilema besar. Ungkapan Inggrisnya, don’t sweat the small stuff. Jangan capekkan diri Anda hanya alasannya hal kecil.

Contohnya, terjebak macet. Terjebak macet ya memang sudah terjadi. Bukan dilema yang luar biasa besar. Bukan hanya kita yang terjebak, orang lain juga kena. Tapi kadang, kita terus menggerutu, memaki-maki, marah, kesal, geram dan galau. Perasaan itu terus terbawa, mungkin Anda melampiaskannya pada orang lain. Hari-hari Anda rusak acak-acakan hanya alasannya macet. Padahal kalau Anda mampu santai-santai sambil dengerin musik, macet takkan berefek apa-apa.

Saya pernah lihat orang yang begitu disalip oleh kendaraan dengan bunyi yang sedikit gelegar, pribadi naik darah dan ikut mengejar sambil kebut-kebutan. Apakah itu pantas, padahal itu hanya dilema yang sangat sepele sekali, tapi orang tersebut membuatnya seolah itu bencana besar. Aneh bukan?

Kalau ingin bahagia, singkirkan segera hal-hal yang gak penting apalagi sepele. Pikiran Anda pasti akan lebih jernih dan ringan. Hidup pun terasa simpel alasannya tidak banyak yang dipikirkan.

#6. Jangan suka membandingkan hidup Anda dengan orang lain secara negatif.

Saya ada tulis artikel yang sangat inspiratif mengenai ini yang judulnya Jangan Bandingkan 3 Hal Ini Jika Ingin Bahagia.

Silakan baca dan renungkan.

Membandingkan diri Anda dengan orang lain secara negatif, membuat Anda tidak akan pernah bahagia. Bahkan dalam beberapa kasus, mampu membuat Anda iri dan dengki dan menyebabkan Anda gelap hati dan mata.

Semua pasti oke bahwa salah satu cara untuk bahagia yakni bersyukur dengan apa yang Anda miliki. Sikap membandingkan malah menjauhkan diri Anda dari sikap syukur. Silakan baca agar lebih jelas.

Saya sudah babarkan 6 cara secara keseluruhan. Semoga artikel ini membuat Anda lebih berbahagia dan damai. Salam.
---------------------------------------------------------------------------
http://www.suhardicamp.com
FB --> http://www.facebook.com/suhardi.inspirator.motivator
Twitter --> @SuhardiMotivasi